top of page
WFDRSA ke 36-01.jpg

Pendahuluan

Organisasi Tuli di Indonesia dirintis dan didirikan pada tahun 1960 dengan nama Serikat Kaum Tuli Indonesia disingkat SEKATUBI. Kemudian dideklarasikan dengan nama baru Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna rungu Indonesia disingkat GERKATIN, melalui Kongres Nasional I di Jakarta, pada tanggal 23 Pebruari 1981.

GERKATIN menjadi anggota Federasi Tuli Sedunia atau dalam bahasa Inggris  World Federation of the Deaf (WFD) pada tahun 1983, tiap tahun membayar iuran anggotanya, kemudian anggota WFD Regional Secretariat for Asia pada tahun 1986.

GERKATIN pernah melaksanakan 16th WFD RS ASIA PACIFIC Representatives Meeting pada tanggal 9 – 11 Desember 2004 di Hotel SARI PAN PACIFIC, Jakarta Pusat, dihadiri 12 negara Asia ialah Singapore, Malaysia, Thailand, China, Jepang, Macau, Philipina, Hong Kong, Korea, Iran, Pakistan, Indonesia  dan 2 negara peninjau dari Kamboja dan Laos.

Menunjuk Surat Keputusan dari Management Committee WFD RS ASIA bernomer: 013/2024, tertanggal 03 Februari 2024, tertanda tangani oleh Ketua Regioanl Asia: Mr. J. Bunnag dari Thailand mengesahkan INDONESIA selaku Tuan Rumah pelaksanaan 36th WFD RS ASIA Representatives Meeting 2024 (surat pengesahan terlampirkan) berdasarkan hasil keputusan dalam Pertemuan para wakil Federasi Tunarungu Kawasan Asia (Pertemuan Internasional) di kota Jeju, Korea Selatan pada event besar tingkat se-dunia WFD, tertanggal 11 Juli 2023, dihadiri 18 orang  delegasi dari 9 negara Asia ialah Jepang, Korea, Laos, Mongolia, Nepal, Pakistan, Philipina, Singapore, Thailand dan Indonesia serta 2 orang peninjau dari Vietnam dan WFD RSA Oceanian.

Tujuan

  • Mensosialisasikan program-program management committee WFD RS ASIA

  • Mempresentasikan laporan negara dari setiap delegasi mewakili negara masing-masing.

  • Menyampaikan gagasan / pikiran / ide / solusi serta pengalaman dari anggota negara yang sudah maju bagi anggota yang baru berkembang  misalnya: Bahasa Isyarat Nasional, Hak Azasi Manusia, Aksesibiltas komunikasi informasi, Pendidikan Anak Tuli, sosial ekonomi, isu Perempuan, dsb.

  • Mengadvokasi ke pihak-pihak terkait berdasarkan Undang-undang yang telah disahkan agar mampu direalisasikannya dan implementasi  program SDGs  (The 17 Sustainable Development Goals) 

  • Memperkuat solidaritas dan jaringan antar organisasi nasional Tuli anggota WFD RS ASIA.

  • Mempererat hubungan persahabatan seluruh anggota WFD RS ASIA.

  • Mengenal lebih dekat dengan kebudayaan tuan rumah, dalam hal ini Daerah Istimewa Yogyakarta.

2022-03-01.jpg

Tempat dan Waktu

Hotel The Phoenix, Yogyakarta

Kamis - Sabtu, tanggal 15-18 Agustus 2024

bottom of page